ASI Mengandung AA dan DHA terbaik

Saat ini banyak produsen susu formula mengklaim komposisi AA dan DHA dalam produk mereka. Bahkan ada yang mengklaim komposisi Omega 3 dan Omega 6 dalam susu yang merupakan zat yang membantu pembentukan AA dan DHA.

Namun, ternyata AA dan DHA terbaik yang berfungsi untuk pembentukan sel syaraf penghubung, sel otak dan penglihatan yang terbaik adalah terdapat dalam ASI. Komposisi AA dan DHA yang terdapat dalam ASI terbukti merupakan komposisi yang selama ini terbukti membantu perkembangan otak dan sel syaraf penghubung pada bayi.

Jadi, ASi sudah seharusnya menjadi pilihan terbaik bagi ibu untuk pertumbuhan otak dan penglihatan buah hatinya.

Kapan Bayi Prematur Boleh Pulang?

Bayi dengan keliahiran premature, biasanya akan langsung dimasukkan ke dalam incubator untuk membantu proses pernafasan dan menjaga suhu bayi. Lalu, kapan bayi dengan kelahiran premature dapat diizinkan untuk peluang bersama ibu dan bapaknya?

Berikut parameter yang biasa digunakan untuk mengizinkan bayi premature untuk pulang dari rumah sakit:
1. Bayi sudah dapat bernafas sendiri
2. Bayi sudah dapat mempertahankan suhu tubuhnya dalam ruangan
3. Bayi sudah dapat menyusu, baik melalui AI ataupun susu botol

Setelah sampai di rumah, ibu dan bapak sebaiknya mengontrol perkembangan bayi tersebut dengan memperhatikan susu bayi. Ibu harus menyusiui bayi setiap 1,5-2 jam sekali, untuk mengukur konsumsi cairan bayi adalah dengan melihat pokok basah si bayi, enam sampai delapan pokok basah baik bagi bayi.

Perbanyak suplemen vitamin D, E dan K untuk bayi. Tak lupa asam folat dan zat besi untuk bayi. Usahakan bayi selalu dalam posisi terlentang untuk menjaga pernafasan bayi. Jaga suhu ruangan agar tidak terlalu panas ataupun dingin dan selalu hindari bayi dari asap rokok.

Ciri Ibu dengan Resiko Kelahiran Prematur

Ibu-ibu dengan resiko kelahiran premature dapat dikenali melalui beberapa cirri berikut:
1. Ibu tersebut pernah mengalami kelahiran premature pada persalinan sebelumnya
2. Ibu dengan kehamilan kembar dua, tiga atau lebih
3. Ibu dengan rahim atau saluran rahim yang tidak normal, leher rahim lebih pendek dari rata-rata
4. Ibu hamil dengan gaya hidup yang tidak sehat, seperti konsumsi rokok, narkoba atau stress tinggi dan jam kerja yang terlalu lama
5. Ibu hamil dengan penyakit diabetes mellitus, jantung atau gagal ginjal kronis
6. Ibu hamil yang terlalu kurus ataupun ibu hamil yang mengalami obesitas

Namun, bukan berarti jika cirri-ciri tersebut terpenuhi kelahiran premature tidak dapat dilakukan erawatan mengantisipasi kelahiran prematur. Salah satu cara perawatan yang bisa diberikan adalah pengobatan dengan terapi obat yang disebut tocolytics yang berguna menghentikan kontraksi.

Selanjtnya dokter akan melakukan terapi kortikosteroid yang berguna mempercepat pembentukan paru-paru dan organ lain pada janin. Langkah lainnya adalah dengan konsumsi gizi dan istirahat yang cukup bagi si ibu hamil.